HUBUNGAN PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN DBD DI RT 16 KELURAHAN TAMPO TALLUNGLIPU KABUPATEN TORAJA UTARA
Abstract
Demam berdarah dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang sampai saat ini masih menyerang penduduk dunia. Penyakit ini adalah salah satu penyakit dari sekian banyak penyakit menular yang merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang semakin meningkat dan semakin luas penyebarannya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pendidikan dan pengetahuan masyarakat dengan perilaku pencegahan DBD di RT 16 Kelurahan Tampo Tallunglipu Kabupaten Toraja Utara tahun 2023.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional yang merupakan pendekatan dimana pengambilan data variabel independen dan dependen dilakukan secara bersamaan yang bertujuan untuk melihat hubungan dengan jumlah sampel 95 orang
Hasil Penelitian didapatkan mayoritas responden pendidkan tinggi dengan jumlah 76 orang (80,0%), mayoritas pengetahuan responden baik sebanyak 70 (73,3%) berdasarkan perilaku mayoritas perilaku positif dengan jumlah 70 orang (73,7%). Dengan nilai p=0,000.
Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan pendidikan dan pengetahuan masyarakat dengan perilaku pencegahan DBD di RT 16 Kelurahan Tampo Tallunglipu Kabupaten Toraja Utara tahun 2023. hasil uji chi-square di peroleh nilai p= 0,001. Dari hasil analisis Chi-square diperoleh data Odds Ratio (OR) = 72.250
Downloads
References
Dinas Kesehatan Toraja Utara. (2022). Data DBD di Toraja Utara. Rantepao.
Dewi . (2011). Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika.
Dinkes Prov. Sulsel. (2020). Profil Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Sulawesi Selatan.
Dinkes Aceh. (2019). Giatkan PSN dan 4M Plus untuk Berantas Demam Berdarah. Aceh.
Donsu. (2017). Psikologi Keperawatan. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Dr. Rahmat Hidayat, MA & Dr. Abdillah, S.Ag, M.Pd. (2019). Ilmu Pendidikan, konsep dan teorinya. Medan.
Frida N. (2022). Mengenal Demam Berdarah Dengue. Semarang: Alprin. https://books.google.co.id/books/about
Henny Syapiri, A. J. (2021). Buku Ajar Metodologi Penelitian Kesehatan. Malang: Ahlimedia Press. books.google.co.id books
Kemetrian Kesehatan RI. (2020). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Infeksi Dengue Pada Dewasa.
Kementrian Kesehatan . (2018). Situasi Penyakit Demam Berdarah Di Indonesia.
Kementrian Kesehatan RI. (2017). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue di Indonesia.
Kementrian Kesehatan RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun. Jakarta.
Mohammad Rizal. (2021). Hubungan Pengetahuan Dengan Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue. jember.
Najmah. (2016). Epidemiologi Penyakit Menular . CV Trans Info Media. Jakarta.
Notoadmodjo. (2013). Ilmu Pendidikan Kesehatan.
Notoadmodjo. (2014). Ilmu Pendidkan Kesehatan.
Notoadmodjo, Soekidjo. (2014). Definisi Pengetahuan Serta Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengetahuan. Jakarta.
Notoatmodjo. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Malang: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta
Prasetyo D, & Irwansyah. (2020). Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial. https://dinastirev.orgJMPIS/article/view/253#
Rahmat, A. (2020). Metodologi Penelitian, Pendekatan Multidisipliner. Gorontalo: Ideas Publishing.
Sungkar, Dkk. (2010). Pengaruh enyuluhan terhadap tingkat pengetahuan masyarakat dan kepadatan Aedes Aegypti di Kecamatan Bayan Provinsi Banten. Banten.
Suhendro, Nainggolan, L., Chen, K., & Pohan, H. (2016). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam (S. Setiati, I. Alwi, A. Sudoyo, B. Setyohadi, & A. Syam (eds.); 6th ed.). Interna Publishing.
WHO. (2021). demam berdarah.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.




