HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN MOTIVASI PERAWAT DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN APD SELAMA BEKERJA DI RS ELIM RANTEPAO TAHUN 2021
Abstract
Bahaya-bahaya lingkungan kerja baik fisik, biologis maupun kimiawi perlu dikendalikan sedemikian rupa sehingga tercipta suatu lingkungan kerja yang sehat, aman, dan nyaman. Salah satu upaya dalam rangka pemberian perlindungan tenaga kerja terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di rumah sakit adalah dengan cara memberikan APD. Pemberian APD kepada tenaga kerja, merupakan upaya terakhir untuk mencegah terjadinya penyebaran penyakit dari pasien ke petugas kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan motivasi perawat dengan kepatuhan penggunaan APD selama bekerja di RS Elim Rantepao tahun 2021.
Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat di RS Elim Rantepao dengan jumlah 98 orang. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Pada penelitian ini menggunakan SPSS versi 23 dengan analisa uji chi-square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengetahuan perawat tinggi sebanyak 82 (83,7%), mayoritas motivasi perawat kurang sebanyak 62 (63,3%), mayoritas kepatuhan penggunaan APD selama bekerja tidak patuh sebanyak 51 (52,0%).
Kesimpulan pada penelitian ini, berdasarkan analisa Chi-Square Test didapatkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan perawat dengan kepatuhan penggunaan APD selama bekerja dengan nilai p= 0,058 (p value < 0,05, serta ada hubungan motivasi perawat dengan kepatuhan penggunaan APD selama bekerja dengan nilai p = 0,034 (p value < 0,05).
Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan mengenai patient safety bagi perawat yang berada di lingkungan Rumah Sakit Elim Rantepao. Peneliti menyarankan agar kepala ruangan untuk meningkatkan pengawasan dalam penggunaan alat pelindung diri secara rutin dalam melakukan pelayanan kesehatan terhadap pasien di RS.
Downloads
References
Abdul, A. (2016). Pengaruh BOOKLET dalam meningkatkan persepsi dan sikap. pengaruh pemberian Booklet dalam meningkatkan persepsi dan sikap keluarga untuk mendukung lansia memanfaatkan posyandu lansia, 276.
Afreliyaningsih, M. A. (2020). Hubungan Sikap Lansia Dengan Pemanfaatan Posyandu. Hubungan Sikap Lansia dengan pemanfaatan posyandu di kelurahan genuksari kecamatan genuk kota semarang.
Afrianti, R. (2015). Acne vulgaris pada remaja. Lampung: J Majority volume 4, nomor 6, Februari 2015.
Apidianti, S. (2017). Hubungan Antara persepsi Lansia Dengan Keaktifan. Hubungan Antara Persepsi Lansia Dengan Keaktifan Datang Ke Posyandu Di Polindes Larangan Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan, 65.
Arikuntono. (2010). Statistik Keperawatan. Jakarta.
Astuti, Y., Yuliwar, R., & Dewi, N. (2018). ubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Perawat Dengan Tingkat Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri Di Ruang ICU, IGD Dan Irna Imam Bonjol RSUD “Kanjuruhan” Kepanjen Kabupaten Malang. Malang: Nursing News.
Black, J., & Hawk, J. (2014). Keperawatan Medikal Bedah: Manajemen klinis untuk Hasil yang Diharapkan Edisi 8. Jakarta: EGC.
Buggy, D., & Crossley, A. (2000). Thermoregulation, mild perioperative hypothermia and post-anaesthetic shivering. Br J Anaesth.
Campbell, G. (2015). Warming of intravenous and irrigation fluids for preventing inadvertent perioperative hypothermia’, Cochrane Database of Systematic Reviews,.
Carole Wade, C. T. (2014). Psikologi Edisi Kesebelas. Jakarta: Erlangga.
Darmadi. (2013). Infeksi Nosokomial : Problematika dan Pengendaliannya. Jakarta: Salemba Medika.
Depkes RI. (2009). Standar Pelayanan Anestesiologi dan Reanimasi Rumah Sakit. Jakarta: Depkes RI.
Dewi Rostiani, Y. K. (2020). Supervisi Kepala Ruangan berdasarkan Kelengkapan Pendokumentasian Asuhan Keperawatan. Jurnal Keperawatan Indonesia.
Dewi, dkk. (2015). Teori dan Konsep Tumbuh Kembang Bayi, Toddler, Anak dan Usia Remaja. Yogyakarta: Nuha Medika.
Dharma, K. K. (2011). Metodologi Penelitian Keperawatan. Jakarta Timur: Trans Info Media.
Dianovinina, K. (2018). Depresi pada Remaja: Gejala dan Permasalahannya. Surabaya: Universitas Surabaya.
dkk, j. (2018). dukungan keluarga dalam pemanfaatan posbindu. dukungan keluarga dalam pemanfaatan pobindu oleh lansia di wilayah ouskesmas haurgeulis kabupten indramayu, 86.
DR Mentari. (2016). Latar belakang acne atau jerawat. Padang.
Fadhilah Ningsih. (2010). Faktor yang berpengaruh terhadap pola makan anak usia prasekolah. Makassar.
Fadhilah, N. (2012). faktor-faktor yang berhubungan dengan. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Posyandu Lansia Di Desa Blitarejo Kecamatan GadingRejo Kabupaten Pringsewu Tahun 2012.
Faisa Yuniati, Y. D. (2014). Pemanfaatan posyandu lanjut usia. Pemanfatan Posyandu Lanjut Usia.
Fauzi, N. A. (2014). Gambaran Kejadian Menggigil (Shivering) Pada Pasien dengan Tindakan Operasi Yang Menggunakan Anestesi Spinal di RSUD Karawang. Universitas Islam Bandung.
Fithriyani, M. E. (2021). Hubungan Peran Ketua Tim dengan Kinerja Perawat dalam Dokumentasi Asuhan Keperawatan di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jambi. Jurnal Akademka Baiturrahim Jambi (JABJ).
Gwinnut. (2018). Catatan Kuliah Anestesi Klinis. EGC.
Hertiwi, P. N. (2020). Peran posyau lansia dalam menjaga kualitas hidup para senior. yogyakarta.
Irianto. (2017). Pedoman Gizi Lengkap Keluarga dan Olahragawan. Yogyakarta: CV. Andi Offset.
Ismael, S. S. (2011). Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis. Jakarta: Sagung Seto.
Ismandasari, F. (2019). Situasi dan Pencegahan Bunuh Diri. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI.
Julianto, R., Thiangchanya, P., & Boonyoung, N. (2018). actors related to compliance ofnurses toward the use of personal protective equipment in the hospital.
Kareba Toraja. (2021). Berita dan Informasi Toraja Utara Terkini : Penyebaran virus Corona di Kabupatena Toraja Utara Semakin Tak Terkendali. Rantepao: Kareba Toraja. com.
Kasim, Y., Mulyadi, & Kallo, V. (2017). HUBUNGAN MOTIVASI & SUPERVISI DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA PENANGANAN PASIEN GANGGUAN MUSKULOSKELETAL DI IGD RSUP PROF DR. R. D. KANDOU MANADO. Mando: e-journal Keperawatan (e-Kp).
Katz, J. A., & Green, R. P. (2013). Enterpreneurship A We Alth –Creation and Value –Addingprocess. Singapura: Pretice Hal.
Keliat, dkk. (2019). Keperawatan Kesehatan Jiwa Komunitas. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.
Keliat, dkk. (2019). Keperawatan Kesehatan Jiwa Komunitas . Jakarta: Buku Kedokteran EGC.
kemenkes. (2011). digilib.unimus. Retrieved maret 25, 2021, from posyandu lansia ad: digilib.unimus.ac.id.
Kemenkes. (2015). Situasi Kesehatan dan Reproduksi Remaja. Jakarta selatan: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes. (2015). Situasi Kesehatan Reproduksi Remaja. Jakarta selatan: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes. (2018, Juni 8). Pengertian Kesehatan Mental. Retrieved Maret 29, 2021, from Kementerian Kesehatan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat: promkes.kemkes.go.id
Kemenkes RI. (2021). Pusat Informasi Virus Corona (Covid-19). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes, R. (2011). Standar Antropometri Penilaian Status Gizi Anak Tahun 2010.
Kustantya, N. (2019). Akses Pelayanan Kesehatan yang tersedia pada penduduk lanjut. Akses Pelayanan Kesehatan Yang Tersedia pada penduduk lanjut usia wilayah perkotaan di indonesia.
Latief, Suryadi, & Dahlan. (2015). Petunjuk Praktis Anestesiologi Edisi kedua Bagian Anestesiologi dan Terapanintensif. Jakarta: FKUI.
Mangku, G., & Senapathi, T. (2020). Buku Ajar Ilmu Anestesi dan Reaminasi. Jakarta: Indeks.
Manurung. (2018). Keperawatan Medikal Bedah Jilid 1. Trans Info Media.
Martono, N. (2007). Infeksi Nosokomial-Superbakteri Rumah Sakit di Indonesia "Undercover Case".
Mashitoh, Mendri, & Majid. (2018). Lama Operasi Dan Kejadian Shivering Pada Pasien Pasca Spinal Anestesi. Jurnal Keperawatan Terapan (e-Journal),.
Mashuri, A. d. (2013). Dukungan keluarga dalam pemanfaatan. Dukungan keluarga dalam pemanfaatan posbindu oleh lansia di wilayah puskesmas hargeulis kabupaten indramayu , 84.
Mbuilima, dkk. (2017). Gambaran persepsi masyarakat tentang manfaat posyandu. Gambaran persepsi masyarakat tentang manfaat posyandu lansia di kelurahan naioni RW kecamatan alak kota kupang, 28.
Mengko.dkk, V. V. (2015). Pemanfaatan posyandu lansia di wilayah kerja puskesmas teling. pemanfaatan posyandu lansia di wilayah kerja puskesmas teling atas kota manado, 481.
Menik Kustriyani. (2018). Hubungan Antara Motivasi Perawat Dengan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (handscoon dan masker) Di Instalasi Rawat Inap RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus.
Mililizia, A., Fitriany, J., & Siregar, D. (2020). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Post Anesthetic Shivering Pada Pasien Anestesi Spinal Di Instalasi Bedah Sentral Ppk Blud Rsud Cut Meutia Aceh Utara. Aceh: Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi, Ekonomi, Sosial Dan Budaya.
Miller, R., & MCPardo. (2018). Basics of anesthesia. 6th ed. America: Elseiver.
Moeloek, N. F. (2015). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Jiwa. Jakarta: Menteri Kesehatan Republik Indonesia.
Muhith, A. (2015). Pendidikan Keperawatan Jiwa (Teori dan Aplikasi). Yogyakarta: Andi.
Mulyandari, R. (2020). Hubungan Lama Bedah Abdomen Dengan Kejadian Shivering Post General Anestesi Di IBS RSUD Wates Kulonprogo.
Nadirah, I. H. (2020). Pengetahuan Dan Sikap Terhadap Pemanfaatan Kunjungan. Pengetahuan Dan Sikap Terhadap Pemnfaatan Kunjungan Posyandu Lansia, LPPM akademi keperawatan.
Nafidah, D. (2022). Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Shivering Pada Pasien Pasca Spinal Anestesi : Literatur Review. Yogyakart: Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta.
Noor, J. (2017). Metodologi Penelitian. Jakarta: Kencana.
Notoadmodjo, S. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoadmojo. (2017). Promosi Kesehatan dan Prilaku. Jakarta: Rineka Cipta.
Nursalam. (2011). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Nursalam. (2016). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Nursalam, & Efendi, F. (2018). Pendidikan Dalam Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Nursalam. (2015). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pedoman Skripsi, Tesis, dan Instrumen Penelitian Keperawatan. . Jakarta: Salemba Medika.
Nurul Fatah. (2017). Hubungan pola makan terhadap anak usia prasekolah. Purwokerto.
Perry, & Potter. (2015). Buku Ajar Fundamental Keperawatan. Jakarta: Erlangga.
Pertiwi, S. W. (2020, September 21). Tahun ini jumlah lansia 10,6% dari populasi indonesia. Retrieved april 25, 2021, from Media indonesia: http://m.mediaindonesia.com
PF Ningrum. (2016). Hubungan antara acne vulgaris dengan tingkat kualitas hidup. Sumatera Utara.
pitayanti, A. (2017). sikap lansia dan pelayanan petugas kesehatan. sikap lansia dan pelayanan petugas kesehatan terhadap kunjungan di posyandu wilayah PKM patihan , 106.
Polit, D. (2012). Nursing Research. Philadelphia Lippincott: Williams & Wilkins.
Pramono, A. (2015). Buku Kuliah Anestesi. Jakarta: EGC.
Pratama, R. R. (2020). pemanfatan posyandu lansia berdasarkan karakteristik individu di indonesia. Retrieved Maret 25, 2021, from pemanfaatan posyandu lansia berdasrkan karakteritik individu: jurnal.unej.ac.id
prihantoro, C. t. (2016). Hubungan antara pengetahuan dengan. hubungan antara pengetahuan dengan keaktifan di posyandu lansia desa klaseman kecamatan gatak kabupaten sukoharjo, 6.
Puspitasari, & Aliviameita, A. (2019). Buku Ajar Hematologi. UMSIDA Press.
Putri. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan hipotermi pasca general anestesi di Instalasi Bedah Sentral RSUD Kota Yogyakarta. Yogyakarta: Jurnal Publikasi.
Rehatta, Hanindito, Tantri, & Redjeki. (2019). Anestesiologi dan terapi intensif. 1st ed. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Retnaningsih, D. (2018). Keperawatan Gerontik. Semarang: In Media.
Rina M. Kundre dkk. (2017). Hubungan timbulnya acne vulgaris dengan tingkat kecemasan pada remaja di SMPN 1 Likupadang Timur. Likupadang Timur: volume 5, no 1.
Riyanto, D. A. (2014). FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PERAWAT DALAM PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DI RUMAH SAKIT SARI ASIH SERANG PROVINSI BANTEN. Tanggerang, Banten.
Rohayu, S. B. (2020). Hubungn pelayanan Kesehatan Terhadap persepsi . Hubungan Pelayanan kesehatan terhadap persepsi lansia mengenai posyandu lansia .
rselimrantepao. (2019). Tentang RumahSakit Elim Rantepao. Rantepao.
Rusdi, D. D. (2013). Keperawatan Jiwa (Konsep dan Kerangka Kerja Asuhan Keperawatan Jiwa). Yogyakarta: Gosyen Publishing.
Rusdi, D. H. (2013). Keperawatan Jiwa (Konsep dan Kerangka Kerja Asuhan Keperawatan Jiwa. Yogyakarta: Gosyen Publishing.
S Bakri. (2013). JST Kesehatan,Juli 2013. Makassar: Vol.3 no.3 290-297 ISSN 2252.
S Hasan. (2015). Hubungan pola makan dengan kejadian acne vulgaris pada mahasiswa semester V (lima) di program studi ilmu keperawatan fakultas kedokteran universitas Sam Ratulangi manado. Manado: Vol 3, Nomor 1, Februari 2015.
Sari. (2018). Analisis Kejadian Depresi dan Risiko Bunuh Diri Menggunakan Buddy App pada Remaja di Wilayah Kota Makassar. Makassar: Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Sari, M. (2018). Analisis Kejadian Depresi dan Risiko Bunuh Diri Menggunakan Buddy APP pada Remaja di Wilayah Kota Makassar. Makassar: Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Sartika K Laya, S. K. (2019). Hubungan Persepsi dan Partisipasi. Hubungan Persepsi Dan Partisispasi Lansia Dengan Tingkat Pemanfaatan Posyandu, Gorontalo.
Sastroasmoro, S. (2014). Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis. Jakarta: Sagung Seto.
Setiyajati, Wadiyono, & Suryani. (2020). Hubungan Antara Usia dan Lama Operasi Dengan Hipotermi Pada Pasien Pasca Anestesi Spinal di Instalasi Bedah Sentral. Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah, 3(1).
Sitti Hardianti Hasan dkk. (2015). HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN ACNE VULGARIS PADA MAHASISWA SEMESTER V (LIMA) DI PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO . Manado.
Sodik, S. S. (2015). Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Literasi Media.
Soenarjo, J. D. (2015). Persiapan preanestesi. 2nd ed. Anestesiologi. Semarang: Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesi dan Terapi Intensif (PERDATIN).
SP Astutiningsih. (2014). Latar belakang acne vulgaris. Klaten.
Stuart, G. W. (2016). Keperawatan Kesehatan Jiwa Stuart. Singapore: Elsevier.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan : Pendekatan Kuantitaif. Bandung: Alfabeta.
Sulaiman, A. (2018). Pkm Pemanfaatan Posyandu Lansia Di Desa Surakarya. PkM Pemanfaatan Posyandu Lansia Di Desa Sukaraya Kecamatan Pancurbatu Tahun 2017.
Sulaiman, S. (2018). Hubungan antara pengetahuan. Hubungan antara pengetahuan, dukungan keluarga dan jarak dengan kunjungan lansia ke posyandu lansia anggur handil terusan kecamatan anggana kabupaten kutai kartanegara, 30.
Sulistianingsih. (2016). hubungan motivasi dengan frekuensi kunjungan ke. hubungan motivasi dengan frekuensi kunjungan ke posyandu laraslestari II pada lansia di dusun karang tengah sleman yogyakarta, 7.
Sumantri, A. (2011). Metode Penelitian Kesehatan : Edisi Pertama. Jakarta: Kencana.
Suryani. (2016). Asuhan Keperawatan Ibu Post Partum Sectio Caesarea. TIM.
Susila, & Suyanto. (2015). Metodologi Penelitian : Kesehatan dan Kedokteran. Yogyakarta: Bursa Ilmu.
Susilawati.dkk, S. (2016). Konsep diri pada lansia di panti werdha pangesti. Malang: Poltekkes Kemenkes Malang.
Tamsuri. (2018). Konsep dan Penatalaksanaan Nyeri. Jakarta: EGC.
Wade Carole, C. T. (2014). Psikologi Edisi Kesebelas. Jakarta: Erlangga.
WHO. (2020). Penggunaan rasional alat perlindungan diri untuk penyakit coronavirus (COVID-19) dan pertimbangan jika ketersediaan sangat terbatas. Jakarta: Kemenkes.
WHO. (2021). Coronavirus confirmed as pandemic. World Health. Organization.
Wuryaningsih, dkk. (2020). Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Jiwa 1. Jember: UPT Percetakan dan Penerbitan Universitas Jember.
Yatmihatum, S. (2014). Hubungan pola makan dengan kejadian acne vulgaris mahasiswa jurusan keperawatan surakarta. Vol 3, no 1, mei 2014.
Yulianto. (2022). Ketamin dan Meperidin Untuk Pencegahan Menggigil Pasca Anastesi Umum. J Anastesiol Indonesia.
Zhou, W. (2020). The Coronavirus Prevention Handbook. Wuhan, China: Chief Physician of Wuhan Center For Disease Control and Prevention.
Zubaidah, T., Arifin, & Jaya, Y. A. (2015). PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRIPADA TENAGA PERAWAT DAN BIDANDI RUMAH SAKIT PELITA INSANI. Banjar Baru: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 12 No. 2.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.




