HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI DI RUMAH SAKIT ELIM RANTEPAO TAHUN 2024
Abstract
Operasi atau pembedahan merupakan suatu tindakan pengobatan yang menggunakan cara invasif dengan membuka dan menampilkan bagian tubuh yang akan ditangani. Kecemasan pre operasi disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu takut terhadap nyeri, kematian, takut tentang ketidaktahuan, takut akan terjadi kecacatan dan ancaman lain yang dapat berdampak pada citra tubuh. Dalam kehidupan sehari-hari, banyak pasien yang akan menjalani operasi dengan pengetahuan yang kurang akurat, sehingga pengetahuan tersebut dapat mempengaruhi tingkat kecemasan pasien saat akan menjalani operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi.
Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Elim Rantepao pada bulan Mei 2024. Desain penelitian ini yaitu deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien pre operasi di Rumah Sakit Elim Rantepao. Dengan jumlah sampel 31 responden. Uji yang di gunakan dalam sampel ini adalah uji Chi Squere.
Hasi penelitian ini menunjukan mayoritas responden dengan Pengetahuan Baik sebanyak 22 responden (71,0%), yang terdiri dari 14 responden (45,2%) yang tidak cemas dan 8 responden (25,8%) yang cemas dan responden dengan Pengetahuan Kurang sebanyak 9 responden (29,0%) yang terdiri dari 1 responden (3,2%) yang tidak cemas dan sebanyak 8 responden (25,8) yang cemas. Berdasarkan uji statistik chi square test diperoleh bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan tingkat kecemasan pada pasien pre operasi dengan nilai (p=0,015).
Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara Pengetahuan Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre Oprerasi Di Rumah Sakit Elim Rantepao Tahun 2024. Diharapkan penelitian ini dapat meningkatkan pelayanan asuhan keperawatan dan pelayanan kesehatan lainnya untuk meminimalisir kecemasan pasien pre operasi.
Downloads
References
Agustina. (2019). Hubungan Pengetahuan Pasien Tentang Informasi Pre Operasi Dengan Kecemasan Pasien Pre Operasi Di Ruang Rawat Inap.
Astuti, K. S. (2018). Hubungan Perilaku Caring Perawat Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi di Ruang Persiapan IBS RSUD Sanjiwani Gianyar. Denpasar.
Cholina, t. s. (2020). Buku Ajar Manajemen Komplikasi Pasien Hemodialisa. Yogyakarta.
Darsini, F. E. (2019). Pengetahuan ; Artikel Review.
Dewi. (2019). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecemasan Pada Pasien Yang Akan Menjalani Operasi Mayor Elektif Di RSUP Fatmawati
Digiulio. (2017). Keperawatan Medikal Bedah. Yogyakarta.
Fitriana, C. (2020). Manajemen Non Farmakologis Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan pada Pasien Pre Operasi : Literature Review.
Hadi, C. (2015). Efektifitas Pendidikan Kesehatan terhadap Peningkatan Pengetahuan Keluarga tentang Hipertensi . Riau.
Hanifah, M. (2016). Hubungan Usia Dan Tingkat Pendidikan Dengan Pengetahuan Wanita Usia 20-50 Tahun Tentang Payudara Sendiri. CIiputat.
Hatimah, S. H. (2022). Hubungan Pengetahuan Dengan Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi di Ruang Meranti RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun
Henny Syapiri, Amila, Juneris Aritonang. (2021). Buku Ajar Metodologi Penelitian Kesehatan. Malang: Ahlimedia Press.
HIPKABI. (2014). Buku pelatihan dasar-dasar keterampilan bagi perawat kamar bedah. Jakarta.
Hj. Hanifah Muyasaroh, M. (2020). Kajian Jenis Kecemasan Masyarakat Cilacap Dalam Menghadapi Pandemi Covid 19. Pusat Penelitian Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap, 3.
Kellen, F. R. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Kecemasan Pada Pasien Pra Operasi Fraktur di RSUD Kota Yogyakarta.
Kurniasari, A. (2022). Implementasi Hak dan Kewajiban Terhadap Pasien dan Keluarga dalam Pelayanan yang Telah Diberikan (Studi Kasus Di RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang 2021).
Muttaqin, S. &. (2017). Asuhan Keperawatan Perioperatif: Konsep, Proses Dan Aplikasi . Jakarta.
Nopiyani, D. (2022). Pengaruh Media Flipchart Tentang Anesthesia Spinal Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi.
Notoatmodjo. (2012). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta.
Notoatmodjo. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan.
Notoatmodjo. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta. Jakarta.
Notoatmodjo. (2022). Studi Korelasi Pengetahuan Perawat Tentang Triage. Mojokerto.
Paryanto. (2018). Perbedaan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operatif Selama Menunggu Jam Operasi Antara Ruang Rawat Inapdengan Ruang Persiapan Operasi Rumah Sakit Ortopedi Surakarta . Surakarta.
Pebrianty Damita, T. L. (2022). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Di Rumah Sakit Stella Maris Makassar .
Prasetya. (2014). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kecemasan pada Pasien Pre Operasi di Ruang Perawatan Bedah RSUD Prof. Dr. Hi. Aloeli Saboe Kota Gorontalo. Gorontalo.
Pratiwi, I. A. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan Operasi Dengan Tingkat Kecemasan Pasien dalam Menghadapi Operasi General Anestesi fi Instalasi Bedah Sentral RSUD Kabupaten Buleleng.
Rahmat, A. (2020). Metodologi Penelitian, Pendekatan Multidisipliner. Gorontalo: Ideas Publishing.
Ramadhan, D. (2023). Pengaruh Konseling Dengan Pendekatan, Thinking, Feeling dan Acting (TFA) Terhadap Tekanan Darah pada Pasien Pre Operasi .
Sheila. (2018). Buku Ajar Keperawatan Jiwa. Jakarta.
Setyono, R. (2018). Psikologi Kepribadian. Malang.
Sarwono. (2016). Psikologi Sosial Individu Dan Teori-Teori Psikologi Sosial.
Sanah Hatul Hatimah, R. N. (2022). Hubungan Pengetahuan dengan Kecemasan pada Pasien Pre Operasi di Ruang Meranti RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun .
Sarwono. (2016). Psikologi Sosial Individu Dan Teori-Teori Psikologi Sosial. Jakarta.
Sisca Oktarini, R. P. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kecemasan Pasien Fraktur Pre Operasi.
Sy.Rasyid, N. F. (2022). Hubungan Pengetahuan Pasien pada Tindakan Pre Operatif dengan Tingkat Kecemasan: Literature Review.
SRIMAHADEWI, I. A. (2018). Hubungan Tingkat Pengetahuan Pasien Tentang Tindakan Operasi Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Di Ruang Bima Rsud Sanjiwani Gianyar. Denpasar.
Sutinah. (2019). Pengaruh Tehnik Distraksi Auditori Terhadap Tingkat Kecemasan Klien Preoperasi Appendisitis. Jambi.
Trisna Wirayuda, M. I. (2022). Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Beban Kerja Perawat Kamar Operasi Di Rsud Dr. (H.C.) Ir. Soekarno Provinsi Bangka Belitung.
Taufan, A. (2017). Pengaruh Terapi Doa Terhadap Skala Kecemasan Pasien Pre Operasi Di Ruang Instalasi Bedah Sentral RSUD Dr. M. Ashari Pemalang.
Velliyana. (2017). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi di RS Mitra Husada Pringsewu.
Wardani, P. E. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pra Operasi Anestesi Umum Di Rumah Sakit Pku Muhammadiyah Yogyakarta.
Wijaya, d. A. (2022). RS. Elim Rantepao Mendapatkan Penilaian Paripurna Bintang Lima Dari LAFKI Sulsel. Rantepao.
Yorpina, A. S. (2020). Pengaruh Pemberian Terapi Dzikir Dalam Menurunkan Nyeri pada Pasien Post Operasi.
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.




