EFEKTIFITAS PEMBERIAN EDUKASI MELALUI VIDEO TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA TENTANG PENYALAHGUNAAN NARKOBA, SEKS BEBAS DAN BAHAYA MEROKOK DI SMA KATOLIK RANTEPAO KELAS X KABUPATEN TORAJA UTARA TAHUN 2019
Abstract
Masa remaja adalah masa transisi dari anak-anak menuju dewasa dan pada masa ini jiwa mereka masih penuh dengan gejolak. Pengetahuan (knowledge) merupakan hasil dari tahu, yang terjadi setelah seseorang melakukan penginderaan terhadap suatu hal. Sikap merupakan reaksi atau respon yang masih tertutup dari seseorang terhadap suatu stimulus atau objek atau dengan kata lain sikap itu tidak dapat dilihat secara langsung, tetapi dapat ditafsirkan terlebih dahulu dari perilaku yang tertutup. Media video/audiovisual adalah media penyuluhan yang menarik dan merangsang banyak indra. Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh edukasi melalui video terhadap pengetahuan dan sikap siswa tentang penyalahgunaan narkoba, seks bebas dan bahaya merokok. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai bulan Juni 2019.
Desain penelitian ini yaitu pre eksperimen atau eksperimen yang tidak sesungguhnya dengan rancangan the one group pretest dan posttest design. Tekhnik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel 114 responden.
Hasil penelitian didapatkan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan yaitu 78 (68%), mayoritas umur 16 tahun (39%), peningkatan pengetahuan dan sikap setelah diberikan edukasi melalui video didapatkan p=0,004 <α 0,005.
Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara edukasi melalui video terhadap pengetahuan dan sikap siswa tentang penyalahgunaan narkoba, seks bebas dan bahaya merokok. Bagi peneliti selanjutnya agar mengembangkan lagi penelitian tentang pendidikan kesehatan terhadap perubahan pengetahuan dan sikap tentang kebiasaan berperilaku hidup bersih dalam menjaga kesehatan reproduksi.
Downloads
References
Arif Putra Purnama, (2013). Efektivitas Penggunaan Media Video dan Media Leaflet terhadap Perubahan Pengetahuan dan Sikap Siswa Tentang Bahaya NAPZA di SMP Negeri 3 Mojosongo Boyolali Jurnal Ilmu Keperawatan Volume 2 nomor 6.
Azwar S. 2013. Sikap Manusia: Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Suliha. (2010). Undang-Undang Nomor Tahun 2004 Tentang Tujuan Dari Pendidikan.
Andina. (2011). Pengaruh Merokok terhadap kesehatan gigi dan rongga mulut. jurnal majalah ilmiah sultan agung . Diakses pada tanggal 05 April 2019
Anggraeni. (2013). metodologi penelitian kualitatif dan kauntitatif dalam bidang kesehatan. Yogyakarta: Nuha Media. Diakses pada tanggal 11 April 2019
Anonim. (2013). Tentang Tembakau dan Cengkeh Gudang Garam. http://www.gudanggaramtbk.com/kretek/ tentang_tembakau_dan_cengkeh Diakses Pada tanggal 06 April 2019
Anonim. (2010). Penyalahgunaan Narkotika dan Obat-obatan Terlarang Di Kalangan Remaja serta Akibat dan Antisipasinya. DPC Granat Surakarta. Diakses pada tanggal
Arsyad, A. (2011). Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia, (2011). Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Bagi Remaja, Jakarta.
Daryanto, T. (2012). Konsep Pembelajaran Kreatif. Yogyakarta: Gava Media
Daryanto. (2011). Media Pembelajaran. Bandung: Satu Nusa.
Dadang Hawari. (2008). Penyalahgunaan dan Ketergantungan NAZA: Narkotika, alcohol dan zat adiktif. Jakarta: FKUI.
Dewi, W. d. (2010). Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia. Yogyakarta: Nuha Medika. Diakses Pada Tanggal 05 April 2019
Hamzah, A. (2010). Badan Narkotika Nasional, Pedoman dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Bagi Pemuda, BNN. Jakarta: Rineka Cipta.
Hidayati, Salawati, Istiani. (2014). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Metode Cermah dan Demonstrasi dalam Meningkatnya Pengetahuan
Ikhsan, H. (2013). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Bahaya Merokok terhadap Perilaku Mengurangi Konsumsi Rokok pada Remaja (Studi Kasus di Dukuh Kluweng Desa Kejambon Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang). Abstrak. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 2 (1). http://www.e-jurnal.com/2013/10/pengaruh-pendidikan-kesehatan-bahaya.html Diakses pada tanggal 13 April 2019
Istiati, (2009). Narkoba. Klaten: CV. Sahabat
Jakarta, K. D. (2009). Kami Peduli Penanggulangan Bahaya Narkoba. Jakarta: Depdiknas DKI Jakarta.
Kapti, Rinik Eko dkk. (2013). Efektivitas Audiovisual sebagai Media Penyuluhan Kesehatan terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu dalam Tata Laksana Balita dengan Diare di 2 Rumah Sakit Kota Malng. Jurnal Ilmu Keperawatan, 1(1), 53-60. ISSN 2088-6012.
Kelana Kusama Dharma. 2011. Metodologi Penelitian Keperawatan Panduan dan Menerapkan Hasi lPenelitian. Jakarata: CV. Trans Info Media.
Kharisudin Aqib. 2012. Inabah. Surabaya: Bina Ilmu.
Kurniawan, J. (2010). Defenisi & Pengertian Narkoba dan Golongan/Jenis Narkoba sebagai Zat Terlarang. Jakarta: Wordpress.
Kustandi. (2011). Media Pembelajaran: Manual dan Digital. Bogor: Ghalia Indonesia.
Mardani. (2010). Penyalahgunaan Narkoba Dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Pidana Nasional. Jakarta: Rajawali Pers.
Mardjun. (2012). Perbandingan Keadaan Tulang Alveolar Antara Perokok dan Bukan Perokok.
Mubarak. (2009). Ilmu Keperawatan Komunitas Pengantar dan Teori. Jakarta: Salemba Media.
Mubarak, WI (2012), Promosi Kesehatan Untuk Kebidanan. Jakarta :Salemba Medika.
Muhibah. (2011). Tingkat Pengetahuan Pelajar Sekolah Menengah Sains Hulu Selangor Mengenai Efek Rokok Terhadap Kesehatan. Medan. Diakses pada tanggal 06 April 2019
Mustikaningrum. (2010). Perbedaan Kadar Trigliserida Darah pada Perokok dan Bukan Perokok. Diakses pada tanggal 07 April 2019
Nafrialdi, E. &. (2011). Farmakologi dan Terapi. Jakarta: Badan Penerbit FKUI.
Notoatmodjo. (2010). Promosi Kesehatan dan Ilmu Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. Diakses pada tanggal 03 April 2019
Notoatmodjo. (2009). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2012). Defenisi Pengetahuan Serta Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pengetahuan. Jakarta: Rineka Cipta. Diakses pada tanggal 04 April 2019
Nursalam. (2011). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Edisi 2. Jakarta: Salemba Medika.
Nuradita dan Mariyam. (2013). Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan tentang Bahaya Rokok pada Remaja di SMP Negeri 3 Kendal. Jurnal Penelitian Keperawatan.
Octafrida. (2011). Hubungan Merokok Dengan Katarak di Poliklinik Mata Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan. KTI . Diakses pada tanggal 08 April 2019
Perry, P. &. (2010). Fundamental Keperawatan Konsep, Proses dan Praktik, Edisi 4 volume 3. Jakarta: EGC.
Prastowo, A. (2012). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.
Purnama, A.P. (2013). Efektivitas Penggunaan Media Video dan Media Leaflet terhadap Perubahan Pengetahuan dan Sikap Siswa tentang Bahaya NAPZA di SMPN 3 Mojosongo Boyolali. http://eprints.ums.ac.id/27215/. Diakses pada tanggal 15 April 2019
Putri, T. A. (2017). Efektivitas Media Audio Visual dan Leaflet terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap dan Tindakan tentang Pencegahan Penyakit Gastritis pada Santriwati di Pondok Pesantren Hidayatullah Putri dan Ummushabri Kota Kendari tahun 2017. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Volume 2 nomor 6
Polit,& Beck. 2012. Lippincot Coursepoint For Polit And Beck Essentials Of Nursing Research: LWW
Potter & Perry. (2010). Fundamental Keperawatan Konsep, Proses dan Praktik. Edisi 4 volume 3.Jakarta : EGC.
Prof.Dr.drSudigdo Satroasmoro, Sp. A (K). (2011). Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis, Jakarta : CV Sagung Seto.
R, Heryani. (2014). K umpulan Undang-undang dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Khusus Kesehatan . Jakarta: CV: Trans Info Media. Diakses pada tanggal 05 April 2019
Ronald, A. (2010). Pemilihan dan Pengembangan Media untuk Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Rotua Lenawati Tindaoun, (2016). Pengaruh Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) melalui Media Leaflet dan Video terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja tentang Paparan Pornografi Di SMP Negeri 1 Sidamanik Kec. Sidamanik Kab. Simalungan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No 1
Siquera, dkk. (2011). Smoking Cessation in adolescent: The role of nicotine dependence, strees, and coping methods: Archives of Pediatrics & Adolescent Medicine. Chicago. http://www.proquest.com/
S, Partodihardjo. (2010). Kenali Narkoba dan Musuhi Penyalahgunaannya. Jakarta: Esensi.
Saleh. (2011). Prevalensi Penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) dengan riwayat merokok Di rumah sakit umum pusat haji adam malik medan . KTI . Diakses pada tanggal 06 April 2019
Santika. (2011). Mengintip Kisah di Balik Tembakau. Jakarta: Nasionalis Rakyat Merdeka news online. Diakses pada tanggal 07 April 2019
Setiadi.(2012). KonsepdanPenulisanRisetKeperawatan. Yogyakarta: GrahaIlmu.
Soetjiningsih. (2012). Perkembangan Anak dan Permasalahannya dalam Buku Ajar I Ilmu Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: Sangungseto.
Sudjana, Nana. (2009). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya
Susilo, A. (2011). Buku Pintar Ekspor Impor. Jakarta: Trans Media Pustaka
Sugiyono.Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta; 2010
Soewadji. 2012. Pengantar Metodologi Penelitian. Jakarta: MitraWacana.
Tawbariah. (2014). Hubungan Konsumsi Rokok dengan Perubahan Tekanan Darah pada Masyarakat di Pulau Pasaran Kelurahan Kota Karang Kecamatan Teluk Betung Timur Bandar Lampung. Medical Of Journal of Lampu ng University , 51-58. Diakses pada tanggal 07 April 2019
Ulwan, N. A. (2012). Ada Apa dengan Seks? Cara mudah & benar mengenal SEKS. Jakarta: Gema Insani Press.
Wawan, A dan Dewi, M. (2010). Teori dan Pengukurannya, Sikap dan Perilaku Manusia. Yogyakarta : Nuha Medika
Wardani, S. (2013). Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Remaja tentang Seks Pranikah. http:jurnal.unimus.ac.id/index.php/JKMB/view/940/992. Diakses pada tanggal 15 April 2019
Widyaningrum. (2015). Hubungan antara Perkembangan Psikososial Remaja dengan Perilaku Seks Bebas Remaja di SMA N 1 Keradenan Kabupaten Grobogan. Universitas Diponegoro Semarang. Di akses pada tanggal 02 April 2019
https://karebatoraja.com/tag/penyalahgunaan-narkoba/2018. Diakses pada tanggal 22 Maret 2019
https://makassar.sindonews.com/bahaya-penyalahgunaan-narkoba-pada-remaja/ 2018. Diakses pada tanggal 26 Maret 2019
Hak Cipta dan Lisensi
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi Creative Commons CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.




